ADVERTISEMENTS

Terinspirasi Giwangkara, SMK Muhammadiyah 5 Cakru Bangun "Mulia Building"

Pembangunan Mulia Building SMK 5 Cakru
Ratusan warga Muhammadiyah Cakru bergotong royong melakukan penggalian dan pemasangan batu pondasi yang rencananya akan dibangun "Mulia Building" milik SMK Muhammadiyah 5 Cakru Jember, Sabtu (16/09/17) 
Mimpi itu akan segera terwujud. Tak kurang dari 200 orang terdiri dari warga Muhammadiyah cabang Cakru yang terdiri dari 6 PRM, kader PC PM Cakru serta warga sekitar lokasi gedung baru bergotong royong membantu penggalian pondasi SMK Muhammadiyah 5 (SMK Mulia), Sabtu (16/9/2017).

Acara yang dimulai sejak pukul 8 pagi ini mampak dihadiri oleh perwakilan PCM Cakru, sesepuh Muhammadiyah Cakru H. Badrun Ahmadi dan H. Nuryasin, kepala SMK Mulia Cakru Abdurroziq, MPd serta kepala Desa Cakru Bambang Iswoto, S.P.

Keluarga besar muhammadiyah cakru
Penggalian pondasi ini merupakan tahap awal dari rencana pembangunan 'Mulia Building' berlantai 4 di atas lahan 11.000 m2 dan diharapkan selesai dalam waktu 6 bulan ke depan. Lokasi ini nantinya merupakan lokasi kampus 2 setelah sebelumnya sudah memiliki gedung untuk aktivitas kegiatan belajar mengajar di kompleks Perguruan Muhammadiyah Cakru.

Di lokasi yang baru ini, SMK Muhammadiyah 5 Cakru akan membangun ruang praktik dengan ukuran 10 meter x 15 meter dengan konstruksi lantai 1, ruang kantor dengan konstruksi lantai 2 dan ruang kelas yang Insyaallah akan di konstruksi lantai 4 berukuran 8x9 meter.

Menurut Kepala SMK Mulia, Abdurroziq, pembangunan 'Mulia Building' ini merupakan perjalanan peradaban baru bagi SMK Muhammadiyah 5 Cakru.

"Semua punggawa tidak boleh lagi bersantai ria, semua harus berlari jika tidak ingin tertinggal," ungkapnya dalam sebuah jurnal yang Ia tulis.

Menurutnya semua harus merasakan capek jika tidak ingin hanya menjadi pelengkap dan semua harus mulai bersemangat untuk menyambut setiap momentum. SMK MULIA akan dianggap mampu jika melakukan semua bersama dan bakal menjadi impian yang menjadi nyata.

Sebelum penggalian pondasi ini, tim arsitek dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melakukan pengeboran tanah dimana dilakukan untuk mengetahui kondisi stratigrafi bawah permukaan (open hole) serta mengetahui kualitas tanah (corring).

Jika sebelumnya, Kepala Sekolah Abdurroziq hanya bisa mengimpikan 'Giwangkara Building' Haurgeulis yang pernah Ia kunjungi beberapa waktu lalu. Kini, Mulia Building menjadikan impian memiliki gedung sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar SMK Muhammadiyah 5 Cakru sudah di depan mata. ● maghfur

Post A Comment

ADVERTISEMENTS