ADVERTISEMENTS

Cara hidup sehat dan pengobatan ala Rasulullah SAW (bag.1)

Cara hidup sehat dan pengobatan ala Rasulullah SAW (bag.1)
Pengobatan ala Rasulullah SAW - Sejatinya, cara sehat nabi Muhammad SAW adalah merupakan teladan bagi kita untuk menjadikan hidup lebih berkualitas. Foto: Woman and Qur'an (Google Image)
Cara hidup sehat dan pengobatan ala Rasulullah SAW ini mungkin saja bermanfaat bagi sebagian diantara kita yang saat ini memiliki anggota keluarga sedang sakit. Jika mengikuti anjuran dokter masa kini, maka dokter akan melarang makanan yang dapat menyebabkan penyakit lebih parah. Termasuk anjuran makanan yang dinilai berbahaya bila dikonsumsi.

Memang benar. Dan Rasulullah SAW memberikan kita tuntunan yang jelas. Bahkan untuk hari ini, cara hidup sehat termasuk kebiasaan dan pengobatan sederhana yang beliau pernah jalani masih sangat relevan. Sungguh indah cara sehat Islami jika kita bersedia untuk belajar.

Di dalam shahihain dari hadits Urwah dari Aisyah RA bahwasanya jika ada salah satu keluarganya meninggal, para wanita akan berkumpul, kemudian mereka akan berpencar. Kecuali keluarga yang dekat dengannya. Setelah itu dia memerintahkan untuk mempersiapkan gulai daging.

Kemudian dibuatkan sejenis bubur gandum yakni roti yang terbuat dari gandum atau roti non-gluten diremuk dan direndam dalam larutan buah, lalu dicampur dengan gulai daging yang sudah dimasak.

Setelah itu dia menyuruh orang-orang yang hadir makan, seraya berkata, "Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "bubur daging ini dapat menentramkan hati pasien (orang sakit) dan menghilangkan kesedihannya". HR. Bukhori (5417, 5690, 5689) dan Muslim (2216).

Di dalam sunan Ibnu Majah dari hadits Aisyah RA, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda, "Hendaknya kalian mengkonsumsi makanan yang tidak disukai tetapi bermanfaat, yaitu bubur gulai daging".

Talbin (gulai daging) adalah sejenis gulai yang lembut seperti air susu (laban). Dari inilah kata Talbinah diambil. Al Harawi mengatakan bahwa dinamakan Talbinah karena ia mirip putih dan encernya air susu.

Makanan ini sangat bermanfaat bagi orang sakit (biasa atau daya tahan tubuh menurun). Karena ia bersifat kental dan matang, tidak keras dan mentah. Bahkan makanan ini lebih bergizi dibanding dari sari gandum.

Gulai daging dapat menaikkan temperatur panas tubuh (tubuh terasa hangat). Sehingga diyakini dapat menghilangkan unsur negatif, termasuk perasaan duka, dan kesedihan. Akan tetapi cara pengobatan ala Rasulullah SAW ini kurang tepat tentunya bagi usia pertengahan dan lanjut yang menderita kolesterol, hipertensi maupun penyakit sejenis.

Adapun sabda Nabi, "Menghibur hati orang sakit," maksudnya makanan itu bisa bermakna membahagiakan dan menenangkan hati.

Sedangkan sabda Nabi, "Menghilangkan kesedihan". Akibat duka dan kesedihan kondisi kejiwaan cenderung turun. Melemahkan temperatur panas tubuh. Disinilah arti pusat kesedihan.

Pengobatan ala Rasulullah SAW ini sejalan dan dikuatkan oleh pembuktian ilmiah oleh studi modern yang menyebutkan tentang korelasi antara asupan daging dan tingkat kebahagiaan seseorang. Menurut LiveStrong, daging merupakan sumber trypthophan yang baik, yakni asam amino dan prekursor yang mendorong keluarnya senyawa kimia Serotonin penyebab perasaan gembira (good-mood). ● Kalbar Zul
Sumber bacaan: Berobat Kepada Nabi; Ibnul Qayyim Al Jauziyyah, cetakan 1 tahun 2010

Post A Comment

ADVERTISEMENTS