Selamat Datang di Laman JemberMu.com - Portal Resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Jember

PKMS Universitas Muhammadiyah Jember Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Nasyiatul Aisyiyah Cakru Melalui Olahan Ikan Lele

Praktek Pembuatan Olahan Ikan lele oleh Nasyiatul Aisyiyah Cakru


Jember — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) bertajuk “Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Pelatihan Produk Olahan Ikan Lele sebagai Upaya Mendukung Program Kerja Nasyiatul Aisyiyah Cakru”. Program ini berfokus pada pengembangan industri ekonomi kreatif desa berbasis kearifan lokal dan kewirausahaan.

Program pengabdian ini diketuai oleh Rusdiana Setyaningtyas, ST., MT., dengan anggota Iin Ervina, S.Psi., M.Psi, dan Nely Ana Mufarida, ST., MT., serta melibatkan dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Kegiatan dilaksanakan di Desa Cakru dengan melibatkan perempuan anggota Nasyiatul Aisyiyah Cakru sebagai mitra utama.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi budidaya ikan lele di Desa Cakru yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh kelompok perempuan. Minimnya pengolahan pascapanen menyebabkan nilai ekonomi ikan lele masih rendah dan keterlibatan perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya program pemberdayaan berbasis potensi lokal yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan.

Melalui program PKMS ini, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan berbagai produk olahan ikan lele seperti abon lele, nugget lele, dan bakso lele. Selain pelatihan teknis, peserta juga dibekali keterampilan pengemasan produk yang higienis dan menarik, strategi pemasaran digital, serta manajemen usaha sederhana untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Ketua Umum Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Cakru, Citra Mardi Rahayu, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program ini. Ia menilai kegiatan PKMS sangat selaras dengan program kerja organisasi dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat berwirausaha bagi anggota Nasyiatul Aisyiyah.

Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam mengolah ikan lele menjadi produk bernilai tambah, meningkatnya pemahaman tentang pengemasan dan pemasaran, serta tumbuhnya motivasi dan jiwa kewirausahaan.

Secara keseluruhan, program PKMS ini dinilai efektif dalam mendukung program kerja Nasyiatul Aisyiyah Cakru dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan serta kemandirian ekonomi perempuan secara berkelanjutan. Universitas Muhammadiyah Jember melalui kegiatan ini menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan peran strategis perempuan desa.