Kamis, 28 Februari 2019

IPM Wuluhan Gelar LDKS Di SMPM 6 Wuluhan

IPM Wuluhan Gelar LDKS Di SMPM 6 Wuluhan

Salah satu materi dalam acara LDKS yang dilaksanakan di Aula SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan
Pimpinan Ranting IPM SMP Muhammadiyah 06 Wuluhan pada Sabtu-Ahad (23-24/02/2019) lalu mengadakan acara LDKS yang bertema "Membentuk Karaktek Pemimpin yang Berdaya".

LKDS yang merupakan singkatan Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh IPM SMPM 6 Wuluhan yang juga menjadi panitia acara. Acara yang dilaksanakan di Aula SMPM 06 Wuluhan ini dihadiri oleh siswa- siswi kelas 7 dan 8.

Aldo Immawan Ketua panitia LDKS menyatakan bahwa acara ini memiliki 4 tujuan yaitu pertama membentuk karakter pemimpin dalam diri peserta, kedua mengenalkan organisasi Muhammadiyah dan IPM kepada pelajar, ketiga membangun daya kritis dan kreatif pelajar serta terakhir sebagai tahapan penjaringan untuk pemimpin periode mendatang.

"LDKS ini salah satu fungsi sekolah untuk menumbuhkan nilai-nilai tanggung jawab pada diri siswa. Ini merupakan pengembangan efektif pada diri siswa," ungkap Aldo

Menurutnya, bentuk semacam itu menjadi sangat penting untuk selalu di wujudkan mengingat siswa adalah sosok generasi yang akan menjadi subyek pengganti generasi sebelumnya.

"Harapan dari LDKS ini mampu mencetak pelajar yang berdaya kritis dan kreatif dan sebagai bekal dalam menghadapi dinamika pada masanya,  sehingga bisa menjadi kader Muhammadiyah pada waktu yang akan datang," pungkas Aldo.

Selama 2 hari, pelajar yang mengikuti LDKS ini memperoleh materi-materi diantaranya Kemuhammadiyahan yang disampaikan oleh Romadoni Soleh wakil kepala SMPM 6 bidang prasarana, ada juga materi kepemimpinan oleh Iswahyudi Wakil kepala bidang Kesiswaan SMPM 6, serta materi mengenai IPM yang dipandu oleh Rendy Ketua IPM cabang Wuluhan. Selain itu ada juga FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan oleh PC IPM Wuluhan.

Tak hanya materi di dalam ruangan akan tetapi acara LDKS juga diisi dengan kegiatan outbond di perhutani Wuluhan pada hari kedua. Kegiatan outbond ini untuk mengurai kembali materi yang sudah disampaikan oleh pemateri sekaligus penutupan acara LDKS.

Sementara itu Luluk Budiyanti, kepala SMPM 6 menyatakan bahwa LDKS memiliki pengaruh besar dan bukan hanya pelatihan.

"Setelah pelatihan itu ada hasil yang bisa diterapkan sehari-hari dan setelah pelatihan anak-anak harus tetap masuk sekolah dan dapat mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan dipelatihan," pungkasnya. fhiga

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 JemberMU | All Right Reserved