Pelantikan Bersama Pejabat Baru Di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember

Pelantikan Bersama Pejabat Baru Di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember
Pelantikan Bersama Pejabat Baru Di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember
Jumat, 27 Ramadhan 1437 H/1 Juli 2016 M, 3 hari  Rektor Universitas Muhammadiyah Jember melantik sejumlah pejabat baru yaitu dekan, direktur pascasarjana dan beberapa kepala biro. Bagi institusi pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam menjaga keberlangsungan roda organisasi.

Adapun pemangku amanah baru yang dilantik, yaitu: Dr. Arik Susbiyani, SE, MM, Akt, dilantik sebagai dekan fakultas ekonomi, Ns. Awatiful Azza, S.Kep, M.Kep, Sp.Mat sebagai dekan fakultas ilmu kesehatan, Dr.H.Mochammad Hatip, M.Pd sebagai dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Siti Nur`aini, S.Psi, M.Si sebagai dekan fakultas psikologi, Ir.Iskandar Umarie, MP sebagai dekan fakultas pertanian, Ir.Suhartinah, MT sebagai dekan fakultas teknik, Dr.Emy Kholifah, M.Si sebagai dekan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, H.Suyatna, S.H., M.Hum sebagai dekan fakultas hukum, serta Dr. Hanafi, M.Pd sebagai direktur Pascasarjana.

Sedangkan kepala biro dan UPT yang dilantik adalah Dra. Wenny Murtaliningtyas, M.Si sebagai kepala biro umum menggantikan Budiharto, SH yang mutasi sebagai kabag pengajaran fakultas hukum, Sofia Ariani, ST, MT sebagai kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, H.Surahman, SP sebagai kepala Biro Kepegawaian, dan Lutfi Ali Muharrom, S.Kom, M.Si sebagai kepala unit pusat data dan informasi.

Hadir dalam pelantikan tersebut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yaitu Prof. Ahmad Jainuri, P.hD. Dalam pidato amanahnya beliau berpesan bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) saat ini menghadapi tantangan besar dengan hadirnya berbagai universitas kompetitor. Selain itu dosen harus dituntut untuk selalu meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya dengan cara meng up-grade "research culture" (budaya meneliti).

Sedangkan rektor kepada pejabat baru tersebut berpesan agar segera mempelajari rencana operasional, serta rencana strategis universitas sebagai guide atau panduan untuk menjalankan roda kepemimpinan, sehingga visi, misi Universitas dapat tercapai. Sebagai pimpinan amal usaha muhammadiyah pejabat baru diminta agar tidak meninggalkan nilai-nilai agama yang sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah sebagai pedoman utama, pungkas rektor.(*)


foto & liputan Dian Wahana