Satu Komando, Ratusan Kader Tapak Suci Ikuti Diklat Kosegu

Satu Komando, Ratusan Kader Tapak Suci Ikuti Diklat Kosegu
Kosegu Jatim - Ratusan Kader Tapak Suci Ikuti Diklat KOSEGU
Dinamika kekinian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuntut elemen umat Islam untuk bersatu dan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman termasuk dari bahaya laten komunisme dan upaya-upaya memecah belah NKRI.

Pimpinan Wilayah II Tapak Suci Jawa Timur merespon dinamika tersebut dengan mengadakan latihan KOSEGU bagi anggota tingkatan kader (pelatih) dan pendekar, Sabtu-Ahad (18-19/02/17).

Tercatat tidak kurang dari 500 orang peserta yang berasal dari seluruh Pimda (Pimpinan Daerah) Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci se-Jawa Timur hadir memadati arena pembukaan, gedung pertemuan Ramelan Kota Mojokerto.

Kegiatan yang mengusung tema, "Kuat dan Kokoh Dalam Satu Komando Mengawal Da'wah Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Muhammadiyah" ini direspon positif oleh pihak aparat keamanan termasuk dari elemen TNI.

Hadir dan memberikan sambutan dalam sesi pembukaan tersebut, Sersan Mayor Hamim yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya latihan bersama KOSEGU (Komando Serba Guna) Tapak Suci Jawa Timur.

Panglima Kosegu - Pendekar Besar KH. Abah Kasui
Panglima Kosegu - Pendekar Besar KH. Abah Kasui
Pada acara pembukaan juga dilakukan penyerahan secara simbolis dari Pimpinan Wilayah (Pimwil) II Tapak Suci kepada Panglima KOSEGU Jawa Timur, Pendekar Besar KH Abah Kasui dari Lamongan.

"Kosegu Jawa Timur bangkit untuk mewaspadai gerakan yang merongrong NKRI, termasuk komunisme yang sudah mulai berani muncul menunjukkan eksistensinya," ungkap Dr. Ir. Sasmito Djati, MS., P.Ua selaku Ketua Pimwil II Tapak Suci Jawa Timur dalam pidato pembukaannya.●

foto & liputan | Yuyun, K.Ua & Hasyim, P.Ma