Wakil Ketua PDM : Bulan Syawwal Adalah Bulan Peningkatan Kualitas Amal Sholih


Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember kembali mengadakan Pengajian rutin Ahad Pagi pada Ahad (9/7/2017)  pagi tadi. Di tengah cuaca mendung dan gerimis, Pengajian Ahad Pagi tetap dihadiri warga Muhammadiyah yang terlihat antusias.

Hadir sebagai pemateri Wakil Ketua PDM Jember, Ahmad Samanan, MKPd. Tampak hadir pula dalam acara yang diselenggarakan di halaman gedung dakwah PDM Jember itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. M. Hazmi, DESS,  Dr. Aminullah elhadiy, MA Wakil Ketua PDM Jember.

Di depan ratusan warga Muhammadiyah, Ahmad Samanan menjelaskan mengenai makna Syawalan baik dari sisi budaya maupun segi pemahaman keagamaan menurut Muhammadiyah.

Istilah Syawalan mulai populer sejak Prabu Mangkunegaran melakukan openhouse pertama di keraton dengan menerima seluruh kalangan masyarakat utnuk dapat ber-Idul Fitri bersama. Bahkan sajian makanan juga dijadikan pihak kerajaan sebagai media menyampaikan pesan Islam, semisal lepet adalah singkatan lepatipun sampun mampet (kesalahannya sudah tertutup) atau lontong yang artinya olo ne wis kothong.

Sementara menurut pemahaman Muhammadiyah berdasar al-Qur’an dan Hadits, bulan Syawal merupakan bulan peningkatan setelah sebulan lamanya di Ramadhan menjadi bulan latihan (training).

“Setidaknya di dalam Ramadhan, kita dibiasakan untuk sholat tepat waktu, mengikuti kajian Ramadhan, membaca al-Qur’an dan bersedekah,” ujar mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Jember ini.

Menurut Samanan, pembiasaan dan peningkatan kualitas iman dan amal sholih muslim itu bisa dilihat nantinya dengan beberapa indikator diantaranya, mau berinfak di waktu sempit maupun lapang, tidak menjadi orang yang temperamental/pemarah, menjadi seorang pemaaf dan keikhlasan melaksanakan ibadah. ● maghfur