LazisMU Jember Luncurkan Program Peduli Abang Becak


Jumat (21/4/2017) siang ba’da Sholat Jumat kemarin, LazisMU Jember mengundang belasan abang becak di sekitar kantor LazisMU Jl. Bondoyudo Jember untuk mendapatkan bingkisan sembako. Acara Silaturahmi dan pemberian santunan ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian LazisMU Jember terhadap pekerjaan tukang becak.

Program ini bukan hanya memberikan santunan berupa sembako, tetapi juga melakukan branding becak mereka dengan logo LazisMU. Tampak atap, sandaran penumpang hingga sayap kanan-kiri becak dibongkar habis oleh tim dari LazisMU kemudian  untuk diganti dengan yang baru bertuliskan logo LazisMU.

Dalam kegiatan tersebut juga tak lupa diadakan tausyiyah singkat oleh Wakil Ketua PDM yang juga anggota Badan Pengurus LazisMU Jember, dr. H. Puput Rijalu W. Dalam tausyiyahnya dr. Puput menyampaikan apresiasi kepada LazisMU dan juga para abang becak yang hadir. Dia berharap program ini tidak hanya sebatas memberikan bantuan saja, tetapi juga membantu para abang becak memberi solusi serta pendampingan sehingga tak hanya abang becak, tapi keluarga abang becak juga harus diperhatikan.


Direktur Eksekutif LazisMU Jember, Abdul Khamil mengatakan pada jembermu.com bahwa program ini merupakan Tahap pertama program santunan dan silaturahmi untuk abang becak. Nantinya akan ada pengajian rutin sebulan sekali bagi abang becak penerima santunan serta diadakan evaluasi setelah 1 semester.

“LazisMU berusaha mewujudkan gerakan dakwah kultural Muhammadiyah lewat program ini,” ungkap pria berkacamata ini. Menurutnya kelompok marjinal seperti abang becak ini belum tersentuh oleh dakwah Muhammadiyah. Nantinya program ini juga akan di-cloning untuk bisa diterapkan di kantor layanan LazisMU di cabang-cabang di daerah Jember.

Sementara itu Kamiludin, Ketua Divisi Administrasi & Keuangan LazisMU Jember menerangkan bahwa setidaknya ada 3 hal yang diharapkan dari tahap pertama program ini yaitu, syiar Muhammadiyah dan LazisMU bisa tersampaikan di kalangan bawah, kemudian penguatan aqidah bagi abang becak dengan adanya pengajian rutin sebulan sekali yang nantinya juga melibatkan majelis lain di PDM Jember. Dan tak lupa juga diharapkan ada pemberdayaan ekonomi bagi abang becak sehingga bisa menaikkkan taraf hidupnya.

laporan : maghfur