Syarat Utama Ibadah Diterima oleh Allah SwT

syarat-utama-ibadah-diterima
KH. Masruri Abdul Muhith, Lc memberikan ceramah pada Ahad Ceria PCM Sumbersari
“Ada dua syarat utama agar ibadah kita diterima oleh Allah, yang pertama ikhlas dan kedua pekerjaan baik mengikuti tuntunan Nabi,” ujar KH. Masruri Abdul Muhith, Lc ketika mengisi Ahad Ceria PCM Sumbersari pada Ahad (26/2/2017) di halaman Universitas Muhammadiyah Jember.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Darul Istiqomah Bondowoso ini, dua syarat itu merupakan syarat mutlak agar ibadah kita menjadi sebuah pekerjaan yang baik dan bermakna ibadah sehingga diterima oleh Allah SwT.

Mengutip dari kitab karangan Ibn Qayyim, bahwa ikhlas disini dimaksudkan semua amal ibadah yang kita lakukan adalah bentuk ketaatan kita pada Allah SwT yang termaktub dalam al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Jadi, meskipun itu pekerjaan baik akan tetapi niat ikhlasnya bukan karena lillahi ta’ala apalagi pekerjaan baik itu dilakukan oleh orang kafir, maka akan menjadi percuma.

Kedua, makna mengikuti tuntunan Nabi adalah segala pekerjaan baik dan ikhlas dilakukan menurut tuntunan yang diajarkan Baginda Rasulullah. Pekerjaan baik di dunia apabila dikerjakan karena ikhlas lillahi ta’ala menurut KH. Masruri akan menjadi pekerjaan akhirat yang bernilai ibadah.

Selain dua syarat di atas, KH. Masruri juga mengingatkan bahwa umat Islam harus istiqomah dalam melaksanakan kebajikan secara ikhlas. Karena pada saat sekarang ini musuh Islam sudah mulai mempelajari bagaimana mengalahkan Islam tidak secara terang-terangan tetapi melalui perang pemikiran (ghazwul fikr).

Pengajian yang diikuti ratusan warga Muhammadiyah Sumbersari ini diakhiri dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan konsultasi kesehatan yang diadakan oleh Majlis PKU PCM Sumbersari.

Sementara itu, selama pengajian berlangsung mampu mengumpulkan infaq sebesar Rp. 1.200.000,-- dari kotak yang diedarkan.

Foto & laporan : maghfur