Usai Ujian, MI Mutu hibur siswa dengan Out-Bond

Out-bond - MI Muhammadiyah 1 Watukebo menyelenggarakan out-bond setelah ujian tengah semester ke-1
Meski memiliki kapasitas penyimpanan file begitu besar, otak manusia juga butuh 'refresing' atau penyegaran. Robert Birge dari Universitas Syracuse yang mempelajari penyimpanan data dalam protein, memperkirakan bahwa kapasitas memori otak manusia berkisar antara 1 hingga 10 terabite dan rata-rata mencapai kapasitas 3 terabite.

Setelah mengalami tekanan dan kerja keras selepas menghadapi ujian sekolah, siswa didik setingkat 'elementary school' atau sekolah dasar juga butuh treatment untuk mengembalikan kesegaran pikiran mereka. Dimana pada dasarnya usia anak-anak merupakan dunia bermain.

Memahami hal tersebut, MI Mutu (Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 1 Watukebo) menyelenggarakan Out-bond yang diikuti seluruah siswa, Rabu (12/10/2016).

Kegiatan ini merupakan gagasan dari Ahmad Jauheri, S.PdI selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Sebagai pendidik sekaligus pegiat gerakan kepanduan Hizbul Wathan, Ahmad Jauheri memahami dan mengerti tentang kebutuhan kejiwaan siswa melalui permainan yang dikemas dalam sebuah rangkaian out-bond.

Out-bond terdiri dari 7 pos yang harus diselesaikan setiap kelompok untuk dapat mengakhiri permainan. Out-bond kali ini memadukan kemampuan kognitif, psikomotorik serta emosional siswa. Permainan yang berbasis kerjasama antar anggota tim atau regu sangat menonjol dalam kegiatan out-bond kali ini. Tiap tim harus berjalan tidak kurang dari 1 KM untuk dapat melalui keseluruhan pos.

Menariknya, pada pos terakhir yang dipandu oleh Ahmadi Hatta, S.Pd selaku guru agama dan TPA ditempatkan di makam umum Desa Andongsari Watukebo. Pos ini menjadi spesial bagi seluruh peserta, selain faktor tempat, materi yang diberikan juga sangat mendukung untuk dijadikan sebagai momentum renungan serta membuka pandangan luas kehidupan yang akan dialami manusia pada masa depan.

Pada pos terakhir tersebut, Ahmadi menyampaikan Al-Qur’an surat Adz-Dzaariyaat ayat 56 yang berbunyi, "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. Juga Surat Al-Baqarah ayat 21 yang mengatakan, “Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa”.

Dihadapan guru Ahmadi, anak-anak terlihat syahdu, berkhayal, bersedih, menangis serta terbuka pikirannya atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu. Diharapkan dengan rangkaian acara out-bond tersebut, dapat menyegarkan kembali semangat belajar di sekolah sekaligus menyadarkan para siswa akan tugas utama manusia diciptakan di dunia ini. ● Rizki Bayu